Publik Netizen - Meski baru hanya konsep, nama Asgardia sudah diburu banyak orang. Bagaimana tidak, Asgardia diklaim akan menjadi negara pertama yang akan berdiri di luar angkasa. Negara tersebut pertama kali didirikan oleh ilmuwan asal Rusia bernama Igor Ashurbeyli.
Asgardia memang belum resmi berdiri. Namun, "pemerintah" negara tersebut sudah mengadakan proses seleksi calon penduduk.
Mereka memperkenankan siapa pun--penduduk dari semua negara yang ada di Bumi--mendaftar ke negara antariksa ini. Sampai sekarang, sudah ada lebih dari setengah juta penduduk Bumi yang mendaftar jadi warga Asgardia.
Sejak pendaftaran dibuka, ada 270 ribu penduduk Bumi mendaftarkan diri. Yang cukup menarik, Warga Negara Indonesia (WNI) turut memegang porsi besar dalam pendaftaran Asgardia.
Menurut informasi yang diungkap di laman resmi Asgardia, Kamis (27/7/2017), ada 5.978 WNI yang mendaftarkan diri menjadi Asgardian--julukan untuk calon warga negara tersebut.
Adapun jika dipecah, ribuan WNI calon Asgardia yang sudah mendaftar 84 persennya adalah laki-laki, sedangkan 16 persennya adalah wanita.
Dari peta yang ada di laman web-nya, tampak persebaran pendaftar di Indonesia tersebar di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, Yogyakarta, Bekasi, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, dan kota-kota lain di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Mengacu dari laman web tersebut, ada 855 orang dari Jakarta yang mendaftarkan diri untuk menjadi penduduk Asgardia. Disusul Bandung dengan 343 orang, Surabaya sebanyak 248 orang, Tangerang sebanyak 240 orang, dan Bekasi ada 231 orang.
Publik Netizen merupakan portal berita unik dan menarik yang disari ulang dari berbagai informasi dan media yang dapat dipercaya
Tampilkan postingan dengan label Berita Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Internasional. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 Juli 2017
Selasa, 25 Juli 2017
Mantan Menlu Israel: Selangkah Lagi Israel Menuju Pertempuran Melawan Umat Muslim se-Dunia
TEL AVIV– Mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni mengatakan bahwa, Israel berada di ambang pertempuran dengan dunia Muslim. Pernyataanya ini muncul di tengah berlangsungnya aksi protes umat Islam atas tindakan Isreal yang memperketat akses masuk ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Livni mengatakan bahwa selangkah lagi Israel akan mengubah konflik dengan Palestina menjadi pertempuran melawan umat Islam sedunia. Ia berpendapat Presiden Benjamin Netanyahu harus mengambil langkah agar hal semacam itu dapat dicegah.
“Selangkah lebih jauh, Israel akan mengubah konflik melawan Palestina menjadi peristiwa Muslim sedunia melawan Israel,” ungkapnya.
Ketegangan memuncak ketika Israel menutup total akses masuk ke Al-Aqsa pekan lalu. Beberapa hari kemudian, akses kembali dibuka dengan harus melewati metal detektor. Namun, solat Jumat tetap tak diizinkan lantas solat terpaksa dilaksanakan di luar komplek Al-Aqsa.
Sejak saat itu, kemarahan umat Islam semakin meluap. Sejumlah pemimpin Palestina juga berpendapat bahwa cara itu bertujuan untuk memperluas kontrol Israel di wilayah tersebut.
Umat Islam sedunia lantas menggelar aksi protes serentak pada Jumat (21/07/2017) kemarin, terhadap Israel. Hari itu kemudian dikenal sebagai ‘Day of Rage’ atau hari kemarahan. Sebagai tanggapan atas aksi itu, Israel justru melarang pria Muslim berusia dibawah 50 tahun untuk masuk ke Kota Tua Yerusalem, tempat dimana Al-Aqsa berada.[]
Sumber:Sputnik
Livni mengatakan bahwa selangkah lagi Israel akan mengubah konflik dengan Palestina menjadi pertempuran melawan umat Islam sedunia. Ia berpendapat Presiden Benjamin Netanyahu harus mengambil langkah agar hal semacam itu dapat dicegah.
“Selangkah lebih jauh, Israel akan mengubah konflik melawan Palestina menjadi peristiwa Muslim sedunia melawan Israel,” ungkapnya.
Ketegangan memuncak ketika Israel menutup total akses masuk ke Al-Aqsa pekan lalu. Beberapa hari kemudian, akses kembali dibuka dengan harus melewati metal detektor. Namun, solat Jumat tetap tak diizinkan lantas solat terpaksa dilaksanakan di luar komplek Al-Aqsa.
Sejak saat itu, kemarahan umat Islam semakin meluap. Sejumlah pemimpin Palestina juga berpendapat bahwa cara itu bertujuan untuk memperluas kontrol Israel di wilayah tersebut.
Umat Islam sedunia lantas menggelar aksi protes serentak pada Jumat (21/07/2017) kemarin, terhadap Israel. Hari itu kemudian dikenal sebagai ‘Day of Rage’ atau hari kemarahan. Sebagai tanggapan atas aksi itu, Israel justru melarang pria Muslim berusia dibawah 50 tahun untuk masuk ke Kota Tua Yerusalem, tempat dimana Al-Aqsa berada.[]
Sumber:Sputnik
Benarkah Banser Siap Serbu Tentara Israel? Yuk Baca..
Publik Netizen - sosial media facebook lagi banyak beredar kalau Ormas Banser bakal ikut menyerbu israel untuk membela muslim disana, berita ini Publik Netizen kutip dari mediajatim.com
Barisan Ansor Serba Guna (Banser) menyatakan kesiapannya menyerbu Negara Israel. Itu menyusul kebiadaban bangsa Yahudi tersebut yang terus menerus terhadap Negara Palestina.
“Kami siap jihad. Kami siap menyerahkan jiwa raga demi membela saudara muslim kita yang ditindas oleh kaum Yahudi di Palestina,” ujar Kepala Satkoryon Banser GP Ansor Kadur Pamekasan, Sulaiman, Ahad (23/7).
Diterangkan, dirinya tidak sendirian. Kader-kader Banser di daerahnya punya komitmen bersama. Tinggal menunggu instruksi dari pimpinan Banser di pusat.
“Jika ada instruksi dari pengurus pusat, kami siap tempur. Jika tidak ada instruksi, kami tidak akan tinggal diam, kami akan membantu saudara kita dengan doa,” tegas Sulaiman.
Untuk diketahui, pasukan Israel kembali berulah. Saat ini, mereka melarang keras warga Palestina shalat di Masjid Al-Aqsha. Bahkan, shalat Jumat pun harus dilakukan di lapangan terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, sudah terdapat tiga korban dari warga muslim Palestina. Ketegangan berlangsung sengit. Tidak menutup kemungkinan bakal kembali jatuhnya korban jiwa.
Penulis: Nur Aini
Barisan Ansor Serba Guna (Banser) menyatakan kesiapannya menyerbu Negara Israel. Itu menyusul kebiadaban bangsa Yahudi tersebut yang terus menerus terhadap Negara Palestina.
“Kami siap jihad. Kami siap menyerahkan jiwa raga demi membela saudara muslim kita yang ditindas oleh kaum Yahudi di Palestina,” ujar Kepala Satkoryon Banser GP Ansor Kadur Pamekasan, Sulaiman, Ahad (23/7).
Diterangkan, dirinya tidak sendirian. Kader-kader Banser di daerahnya punya komitmen bersama. Tinggal menunggu instruksi dari pimpinan Banser di pusat.
“Jika ada instruksi dari pengurus pusat, kami siap tempur. Jika tidak ada instruksi, kami tidak akan tinggal diam, kami akan membantu saudara kita dengan doa,” tegas Sulaiman.
Untuk diketahui, pasukan Israel kembali berulah. Saat ini, mereka melarang keras warga Palestina shalat di Masjid Al-Aqsha. Bahkan, shalat Jumat pun harus dilakukan di lapangan terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, sudah terdapat tiga korban dari warga muslim Palestina. Ketegangan berlangsung sengit. Tidak menutup kemungkinan bakal kembali jatuhnya korban jiwa.
Penulis: Nur Aini
Inilah Kebenaran Al-Qur’an tentang Bumi Palestina
Publik Netizen - MENGENAI permasalahan yang kini berada di bumi Palestina, merupakan suatu perkara yang telah ada di dalam kitab suci Al-Quran. Allah telah mengatur sedemikian rupa bahwa turunan dari Bani Israil akan melakukan kerusakan untuk kedua kalinya di bumi tersebut. Sehingga, apa yang sedang terjadi sekarang ini merupakan bukti nyata kebenaran dari firman Allah SWT itu.
Allah SWT berfirman, “Dan Kami tetapkan Bani Israil dalam Kitab itu, “Kamu pasti akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar,” (QS. al-Isra’: 4).
Sungguh hal tersebut telah terjadi. Israel yang merupakan keturunan dari Bani Israil telah berada pada tingkat kesombongan yang besar. Mereka bangga dengan apa yang mereka lakukan. Ditambah lagi dengan dukungan dari negara-negara besar seperti Amerika dan Inggris yang terus membuat mereka merasa di atas. Namun, Allah telah menjanjikan kepada mereka bahwa akan adanya hamba-hamba Allah yang perkasa yang dapat mengalahkan mereka.
Allah SWT berfirman, “Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana,” (QS. al-Isra’: 5).
Oleh karena itu, saudara-saudaraku janganlah kalian panik, karena Allah pasti akan mendatangkan orang-orang yang akan menolong kalian dikemudian hari. Sehingga, melalui mereka, kehidupan kalian akan kembali merasakan kedamaian. Tapi, Allah telah menjanjikan juga kepada Bani Israil, bahwa mereka akan mengalami kemenangan kembali.
Allah SWT berfirman, “Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang besar,” (QS. al-Isra’: 6).
Namun, hal itu janganlah membuat kalian merasa bahwa Allah itu tidak adil. Karena sesungguhnya dibalik itu semua Allah telah menyiapkan sesuatu bagi mereka. Allah akan membangkitkan semangat kita untuk kembali berjihad. Sehingga, Masjid Al-Aqsa dapat kembali ke tangan umat Islam.
Allah SWT berfirman, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa) sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai,” (QS. al-Isra’: 7).
Itulah kebenaran dari apa yang telah Allah sampaikan kepada kita. Untuk itu janganlah kalian ragu akan kebenaran firman Allah SWT. Karena, segala apa yang telah dan yang akan terjadi telah Allah tulis di Lauf Mahfudz. Kalaupun, Bani Israil itu kembali melakukan kejahatan, Allah pasti akan tempatkan mereka ke tempat yang serendah-rendahnya. Yakni neraka Jahannam, yang merupakan penjara bagi orang-orang kafir.
Allah SWT berfirman, “Mudah-mudahan Tuhan kamu melimpahkan rahmat kepada kamu; tetapi jika kamu kembali (melakukan kejahatan), niscaya Kami kembali (mengazabmu). Dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang kafir,” (QS. al-Isra’: 8). []
Allah SWT berfirman, “Dan Kami tetapkan Bani Israil dalam Kitab itu, “Kamu pasti akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar,” (QS. al-Isra’: 4).
Sungguh hal tersebut telah terjadi. Israel yang merupakan keturunan dari Bani Israil telah berada pada tingkat kesombongan yang besar. Mereka bangga dengan apa yang mereka lakukan. Ditambah lagi dengan dukungan dari negara-negara besar seperti Amerika dan Inggris yang terus membuat mereka merasa di atas. Namun, Allah telah menjanjikan kepada mereka bahwa akan adanya hamba-hamba Allah yang perkasa yang dapat mengalahkan mereka.
Allah SWT berfirman, “Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana,” (QS. al-Isra’: 5).
Oleh karena itu, saudara-saudaraku janganlah kalian panik, karena Allah pasti akan mendatangkan orang-orang yang akan menolong kalian dikemudian hari. Sehingga, melalui mereka, kehidupan kalian akan kembali merasakan kedamaian. Tapi, Allah telah menjanjikan juga kepada Bani Israil, bahwa mereka akan mengalami kemenangan kembali.
Allah SWT berfirman, “Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang besar,” (QS. al-Isra’: 6).
Namun, hal itu janganlah membuat kalian merasa bahwa Allah itu tidak adil. Karena sesungguhnya dibalik itu semua Allah telah menyiapkan sesuatu bagi mereka. Allah akan membangkitkan semangat kita untuk kembali berjihad. Sehingga, Masjid Al-Aqsa dapat kembali ke tangan umat Islam.
Allah SWT berfirman, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa) sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai,” (QS. al-Isra’: 7).
Itulah kebenaran dari apa yang telah Allah sampaikan kepada kita. Untuk itu janganlah kalian ragu akan kebenaran firman Allah SWT. Karena, segala apa yang telah dan yang akan terjadi telah Allah tulis di Lauf Mahfudz. Kalaupun, Bani Israil itu kembali melakukan kejahatan, Allah pasti akan tempatkan mereka ke tempat yang serendah-rendahnya. Yakni neraka Jahannam, yang merupakan penjara bagi orang-orang kafir.
Allah SWT berfirman, “Mudah-mudahan Tuhan kamu melimpahkan rahmat kepada kamu; tetapi jika kamu kembali (melakukan kejahatan), niscaya Kami kembali (mengazabmu). Dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang kafir,” (QS. al-Isra’: 8). []
Jumat, 14 Juli 2017
Tentara Irak Menyeret dan Melempar Anggota ISIS Ke Jurang
Publik Netizen - Sejumlah video yang memperlihatkan 'perlakuan ekstrem' yang diduga dilakukan aparat keamanan Irak terhadap orang-orang yang dianggap terkait ISIS tersebar di dunia maya.
Beberapa video terbaru menunjukkan sejumlah pria berseragam tentara Irak menyeret dan melempar seorang tersangka ke dalam jurang.
Tak cukup dengan melempar orang itu ke jurang, sekelompok orang itu kemudian menembaki jenazah orang tersebut setelah sampai di dasar jurang.
Editor BBC untuk kawasan Timur Tengah, Sebastian Usher, mengatakan aksi mereka mungkin saja sebagai balasan atas aksi serupa yang pernah dilakukan ISIS.
Ia mengatakan, sebelumnya beredar video yang direkam dengan menggunakan telepon genggam yang memperlihatkan 'kekejaman atau aksi brutal yang diduga dilakukan aparat keamanan Irak'.
Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan mereka sedang menyelidiki video ini dan menyatakan siapa pun yang bertanggung jawab akan diajukan ke pengadilan.
Organisasi Human Rights Watch (HRW) mengatakan, mereka menerima banyak kesaksian tentang penyiksaan dan pembunuhan di tanpa proses hukum.
Kondisi ini disebut HRW sebagai indikasi kuat terjadinya impunitas di kalangan tentara Irak di Mosul.
Sementara itu pantauan BBC Monitoring menunjukkan pergeseran naratif dari saluran media ISIS seiring dengan kekalahan yang mereka alami di Mosul.
Kota di Irak utara ini mereka rebut pada 2014 dan sejak itu dipakai sebagai basis utama. Dari sini pula mereka mengumumkan beridirinya 'Kekhalifahan Islam' dengan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pemimpin.
ISIS mengatakan, akan menjadikan Mosul sebagai kuburan bagi musuh yang ingin merebut kota itu dari tangan mereka.
Namun, sejak posisi-posisi mereka terdesak di Mosul, media massa milik ISIS mengatakan bahwa 'keyakinan terhadap ajaran agama jauh lebih penting daripada kehilangan wilayah'.
Mereka juga mengatakan kawasan Kota Tua Mosul menjadi kuburan bagi warga sipil yang menjadi 'korban pengeboman koalisi pimpinan Amerika Serikat'.
ISIS dianggap menyebarkan narasi bahwa kelompok yang memerangui mereka adalah bagian perang global terhadap Islam Sunni.
Beberapa video terbaru menunjukkan sejumlah pria berseragam tentara Irak menyeret dan melempar seorang tersangka ke dalam jurang.
Tak cukup dengan melempar orang itu ke jurang, sekelompok orang itu kemudian menembaki jenazah orang tersebut setelah sampai di dasar jurang.
Editor BBC untuk kawasan Timur Tengah, Sebastian Usher, mengatakan aksi mereka mungkin saja sebagai balasan atas aksi serupa yang pernah dilakukan ISIS.
Ia mengatakan, sebelumnya beredar video yang direkam dengan menggunakan telepon genggam yang memperlihatkan 'kekejaman atau aksi brutal yang diduga dilakukan aparat keamanan Irak'.
Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan mereka sedang menyelidiki video ini dan menyatakan siapa pun yang bertanggung jawab akan diajukan ke pengadilan.
Organisasi Human Rights Watch (HRW) mengatakan, mereka menerima banyak kesaksian tentang penyiksaan dan pembunuhan di tanpa proses hukum.
Kondisi ini disebut HRW sebagai indikasi kuat terjadinya impunitas di kalangan tentara Irak di Mosul.
Sementara itu pantauan BBC Monitoring menunjukkan pergeseran naratif dari saluran media ISIS seiring dengan kekalahan yang mereka alami di Mosul.
Kota di Irak utara ini mereka rebut pada 2014 dan sejak itu dipakai sebagai basis utama. Dari sini pula mereka mengumumkan beridirinya 'Kekhalifahan Islam' dengan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pemimpin.
ISIS mengatakan, akan menjadikan Mosul sebagai kuburan bagi musuh yang ingin merebut kota itu dari tangan mereka.
Namun, sejak posisi-posisi mereka terdesak di Mosul, media massa milik ISIS mengatakan bahwa 'keyakinan terhadap ajaran agama jauh lebih penting daripada kehilangan wilayah'.
Mereka juga mengatakan kawasan Kota Tua Mosul menjadi kuburan bagi warga sipil yang menjadi 'korban pengeboman koalisi pimpinan Amerika Serikat'.
ISIS dianggap menyebarkan narasi bahwa kelompok yang memerangui mereka adalah bagian perang global terhadap Islam Sunni.
Selasa, 11 Juli 2017
Terekam Kamera, Gurita Bertarung melawan anjing laut
Publik Netizen - Seorang turis berhasil merekam adegan luar biasa pertarungan hidup mati antara seekor anjing laut dan gurita.
Turis bernama Connor Stapley itu merekam peristiwa langka itu dengan menggunakan telepon genggamnya saat sedang mendayung kayak di Kaikoura, Selandia Baru, Selasa (20/6/2017) pukul 14.00 waktu setempat.
Pria 28 tahun itu tengah memimpin sebuah grup terdiri dari tiga kayak saat dia menyaksikan kedua hewan itu bertarung di depannya.
Tanpa pikir panjang Connor langsung merekam pertarungan antara anjing laut seberat sekitar 120 kilogram itu dengan seekor gurita.
Dalam rekaman itu terlihat, anjing laut tersebut melemparkan sang gurita ke udara yang kemudian jatuh lagi ke air sebelum mencoba melarikan diri.
Namun, setelah 20 menit pertarungan, sang gurita terlihat mulai menyerah. Selanjutnya, si anjing laut menyantap gurita itu dengan memutus kaki hewan itu satu persatu.
"Sangat langka melihat peristiwa semacam ini dan lebih langka lagi di siang hari. Biasanya anjing laut Selandia Baru sering terlihat di malam hari," kata Connor yang bekerja untuk Kaikoura Kayaks.
"Saya melihat segerombol burung laut tak jauh dari lokasi saya, hal itu biasanya menunjukkan sesuatu tengah terjadi dan benar saja ada pertarungan di sana," tambah Connor.
"Gurita itu sama sekali tak punya kesempatan lolos. Anjing laut sangat gemar menyantap gurita, biasanya mereka makan 7 kilogram gurita sehari," tambah Connor.
Anjing laut berbulu Selandia Baru mampu menahan napas selama 11 menit saat menyelam di laut.
Gurita adalah makanan kesukaan anjing laut. Jika mereka berhasil lolos, gurita bisa menumbuhkan kembali tentakelnya yang putus
Turis bernama Connor Stapley itu merekam peristiwa langka itu dengan menggunakan telepon genggamnya saat sedang mendayung kayak di Kaikoura, Selandia Baru, Selasa (20/6/2017) pukul 14.00 waktu setempat.
Pria 28 tahun itu tengah memimpin sebuah grup terdiri dari tiga kayak saat dia menyaksikan kedua hewan itu bertarung di depannya.
Tanpa pikir panjang Connor langsung merekam pertarungan antara anjing laut seberat sekitar 120 kilogram itu dengan seekor gurita.
Dalam rekaman itu terlihat, anjing laut tersebut melemparkan sang gurita ke udara yang kemudian jatuh lagi ke air sebelum mencoba melarikan diri.
Namun, setelah 20 menit pertarungan, sang gurita terlihat mulai menyerah. Selanjutnya, si anjing laut menyantap gurita itu dengan memutus kaki hewan itu satu persatu.
"Sangat langka melihat peristiwa semacam ini dan lebih langka lagi di siang hari. Biasanya anjing laut Selandia Baru sering terlihat di malam hari," kata Connor yang bekerja untuk Kaikoura Kayaks.
"Saya melihat segerombol burung laut tak jauh dari lokasi saya, hal itu biasanya menunjukkan sesuatu tengah terjadi dan benar saja ada pertarungan di sana," tambah Connor.
"Gurita itu sama sekali tak punya kesempatan lolos. Anjing laut sangat gemar menyantap gurita, biasanya mereka makan 7 kilogram gurita sehari," tambah Connor.
Anjing laut berbulu Selandia Baru mampu menahan napas selama 11 menit saat menyelam di laut.
Gurita adalah makanan kesukaan anjing laut. Jika mereka berhasil lolos, gurita bisa menumbuhkan kembali tentakelnya yang putus
Sabtu, 08 Juli 2017
"Video" Perang Antar Geng di Penjara Meksiko, 28 Tewas
Sebuah perkelahian brutal di penjara Meksiko di Acapulco, Kamis (6/7). Dilaporkan Reuters, setidaknya 28 orang tewas dalam peristiwa itu.
Angka itu sekaligus menunjukkan bahwa perkelahian antarnarapidana itu adalah peristiwa terburuk dalam kekacauan sistem hukuman di Meksiko beberapa tahun terakhir.
Pecahnya perkelahian berbarengan dengan berkunjungnya Kepala Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat John Kelly mengunjungi Guerrero di Meksiko.
Acapulco adalah kota terbesar di Guerrero, salah satu daerah bagian Meksiko yang nyaris tak tersentuh hukum. Kalau pun ada, aturan mudah sekali dibelokkan atau dimanipulasi. Itu juga merupakan pusat produksi opium yang menjadi perhatian Amerika Serikat.
Dahulu Acapulco pernah menjadi ’taman bermain’ bagi artis-artis Hollywood. Daerah itu punya pantai yang cantik. Namun belakangan, kriminalitas merajalela.
Petugas keamanan Guerrero, Roberto Alvarez mengatakan bahwa perkelahian itu terjadi antara dua geng. Ironisnya, perkelahian terjadi di penjara dengan penjagaan maksimum.
Petugas menemukan mayat-mayat berhamburan di sekitar sayap penjara tempat para narapidana tinggal. Tubuh terkapar juga ditemukan di luar dan di dalam dapur.
Salah satu sumber petugas keamanan yang enggan disebut namanya mengatakan pada Reuters bahwa setidaknya ada empat korban jiwa yang dipenggal kepalanya.
Perkelahian itu membuat pendapat bahwa 2017 adalah tahun berdarah bagi Meksiko, benar adanya. Perkelahian di dalam penjara bukan hanya sekali terjadi. Tahun lalu, 49 orang meninggal dalam perkelahian antargeng obat terlarang, juga di dalam penjara di Monterrey.
Acapulco yang dahulu indah pun kini dijuluki sebagai salah satu kota dengan angka pembunuhan tertinggi di dunia.
Kunjungan Kelly ke Meksiko dilaporkan untuk melakukan pertemuan dengan pejabat termasuk Presiden Enrique Pena Nieto. Disebut-sebut, Kamis adalah jadwal Kelly berkunjung ke Guerrero.
Namun Kedutaan AS di Meksiko tidak bisa mengonfirmasi aktivitas Kelly di saat meletusnya perkelahian di penjara di Guerrero.
Angka itu sekaligus menunjukkan bahwa perkelahian antarnarapidana itu adalah peristiwa terburuk dalam kekacauan sistem hukuman di Meksiko beberapa tahun terakhir.
Pecahnya perkelahian berbarengan dengan berkunjungnya Kepala Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat John Kelly mengunjungi Guerrero di Meksiko.
Dahulu Acapulco pernah menjadi ’taman bermain’ bagi artis-artis Hollywood. Daerah itu punya pantai yang cantik. Namun belakangan, kriminalitas merajalela.
Petugas keamanan Guerrero, Roberto Alvarez mengatakan bahwa perkelahian itu terjadi antara dua geng. Ironisnya, perkelahian terjadi di penjara dengan penjagaan maksimum.
Petugas menemukan mayat-mayat berhamburan di sekitar sayap penjara tempat para narapidana tinggal. Tubuh terkapar juga ditemukan di luar dan di dalam dapur.
Salah satu sumber petugas keamanan yang enggan disebut namanya mengatakan pada Reuters bahwa setidaknya ada empat korban jiwa yang dipenggal kepalanya.
Perkelahian itu membuat pendapat bahwa 2017 adalah tahun berdarah bagi Meksiko, benar adanya. Perkelahian di dalam penjara bukan hanya sekali terjadi. Tahun lalu, 49 orang meninggal dalam perkelahian antargeng obat terlarang, juga di dalam penjara di Monterrey.
Acapulco yang dahulu indah pun kini dijuluki sebagai salah satu kota dengan angka pembunuhan tertinggi di dunia.
Kunjungan Kelly ke Meksiko dilaporkan untuk melakukan pertemuan dengan pejabat termasuk Presiden Enrique Pena Nieto. Disebut-sebut, Kamis adalah jadwal Kelly berkunjung ke Guerrero.
Namun Kedutaan AS di Meksiko tidak bisa mengonfirmasi aktivitas Kelly di saat meletusnya perkelahian di penjara di Guerrero.
Langganan:
Postingan (Atom)






